Notice:
Notice:
Notice:
Notice:
Notice:
Notice:
Notice:
Notice:
Notice:
Notice:
Notice:
Notice:
Notice:
Notice:
Beberapa Fungsi Compress di PHP

Blog Posts » PHP » Beberapa Fungsi Compress di PHP

Beberapa Fungsi Compress di PHP

Kadang saya suka lupa dan harus buka PHP manual lagi jika berurusan dengan beberapa fungsi compress di PHP. Memang agak bingung kalo lupa pasti selalu muncul pertanyaan begini: "Apa sih perbedaannya?" :D Hehehe maka akan saya tulis disini saja rangkumannya supaya tidak keseringan bolak-balik lihat manual jika tidak diperlukan. Beberapa fungsi compress yang saya maksud yaitu sbb:
gzencode <--> gzdecode (gzip)
gzcompress <--> gzuncompress (zlib)
gzdeflate <--> gzinflate (raw)
Ketiga fungsi compress tsb sama-sama menggunakan algoritma kompresi DEFLATE. Hanya saja berbeda standar format dari file yang dihasilkan yaitu gzip, zlib atau raw. format gzip dan zlib sama-sama menambahkan header/meta data seperti nama file, tanggal dibuat, komentar dll, akan tetapi zlib menggunakan lebih sedikit meta data dibandingkan gzip. Berbeda dari fungsi yang lain, gzdeflate menggunakan format RAW DEFLATE yaitu deflate murni dengan tanpa menambahkan meta data.

Tambahan:
Untuk membuat file .gz yang bisa "dibuka" di program semacam xarchiver atau 7-zip, gunakan gzencode(). atau gzwrite() yang sama-sama menggunakan header gzip:

[Textarea][RAW][Download]

  1. $string = 'Some information to compress';
  2. $gz = gzopen('somefile.gz','w9');
  3. gzwrite($gz$string);
  4. gzclose($gz);


Semoga bermanfaat, khususnya buat saya sendiri yang suka lupa :)

Notice:
Notice:
Notice: